Senin, 12 Januari 2009

Bahan TA Bioplastik

Oleh: Ir Ophirtus Sumule dan Drs Untung Suwahyono
Staf Peneliti pada Direktorat Pengkajian Ilmu Dasar dan Terapan,
BPP Teknologi

Plastik adalah suatu produk kimia yang telah dikenal dan digunakan
secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang bermukim di pedesaan
apalagi yang tinggal di kota-kota besar. Akhir-akhir ini muncul suatu
kekhawatiran karena ditakutkan bahwa kehadiran plastik akan dapat mengancam
kelestarian dan keasrian planet bumi kita. Pertanyaan yang muncul adalah
kenapa tumpukan plastik tersebut ditakuti oleh masyarakat?

Jawabannya karena selain tumpukan-tumpukan tersebut mengganggu
pemandangan yang merusak keindahan lingkungan, terlebih lagi karena plastik
dapat dihancurkan dengan cara dibakar, namun selain abunya tidak dapat
dicerna oleh tanah, asapnya ternyata dapat membangkitkan gas beracun yang
berbahaya bagi makhuk hidup.

Dampak negatif itu bukannya tidak terpikirkan oleh para ahli penemu
plastik. Untuk mengatasi limbah tersebut, hampir bersamaan dengan
ditemukannya teknolgi pembuatan plastik, mereka telah mencoba mengembangkan
berbagai jenis teknologi untuk pengolahan untuk mendaur ulang sampah
plastik, namun sampai kini, teknologi tersebut ternyata belum mampu
mengurangi tumpukan sampah plastik di alam.

Sebenarnya, teknologi daur ulang plastik yang kini banyak dipasarkan,
pada dasarnya hanyalah berfungssi untuk mengurangi pemakaian bahan baku
(virgine material). Artinya, sampah-sampah yang bertumpuk atau yang akan
dibuang ke alam, dikumpulkan, kemudian diolah untuk memproduksi jenis-jenis
barang plastik yang baru. Hal itu berarti pula bahwa penggunaan teknologi
tersebut hanyalah suatu upaya untuk memperlambat makin membesarnya
tumpukan plastik di alam.

Walaupun mesin-mesin pengolah sampah plastik sudah banyak dioperasikan
di berbagai negara, namun karena laju penggunaan plastik semakin meningkat
dari hari ke hari mengakibatkan tumpukan plastik bekas semakin banyak
(terutama di negara-negara maju). Hal ini mulai mengkhawatirkan dunia
internasional karena sudah mulai mengimbas ke negara-negara berkembang
seperti Indonesia.

Tentu masih segar dalam ingatan kita bahwa beberapa waktu yang lalu,
organisasi pencinta lingkungan hidup tingkat nasional maupun internasional
telah meributkan adanya ekspor sampah plastik dari suatu negara Eropa ke
Indonesia.

Sebenarnya, yang perlu adalah bagaimana lebih menggiatkan pendaur
ulangan sampah plastik yang ada di sekitar kita dan bagaimana menciptakan
bahan baku plastik yang bila dibuang, akan terurai secara sempurna di alam
sehingga tidak menyebabkan kerusakan lingkungan?

Hal ini sangat penting karena bila tidak cepat atau lambat akan terjadi
`bom sampah plastik' sehingga selain menimbulkan problem lingkungan, juga
akan menyita lahan yang tidak seidkit untuk tempat pembuangan plastik bekas
karena yang jelas, sampah tersebut tidak mungkin dihancurkan sempurna
apalagi dibuang ke negara lain.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa dengan diketemukannya teknologi produksi
plastik, telah membawa suatu dampak baru pada pola kehidupan masyarakat.
Sebagai contoh, besi yang selama ini berperan penting untuk berbagai
kebutuhan, kini dapat diganti oleh plastik karena ternayat kini kita dapat
memproduksi plastik yang lebih unggul dari besi karena sifatnya yan lebih
keras, tidak berkarat dan tahan cuaca.

Denga plastik pula kita misalnya bisa menggunakan kain nilon yang lebih
indah dari sutera alam. Bahkan kin, tidak jarang kita jumpai para penjual
ketoprak tidak lagi menggunakan daun kelapa untuk membungkus ketupatnya
karena sudah diganti dengan palstik yang lebih praktis.

Pokoknya, penggunaan plastik sudah merasuk jauh dalam kehidupan
masyarakat, mulai dari sifatya yang tradisionil sampai ke yang canggih.
Akibatnya, dengan ruang lingkup penggunaan plastik yang seakan tidak
terbatas, pertumbuhan penggunaan palstik berlangsung dengan sangat pesat.

Untuk kita di Indonesia, selama Pelita V yang lalu, diperkirakan untuk
kebutuhan plastik jenis kantong saja, kita harus menyediakan tidak kurang
dari 22 ribu ton. Tentu jumlah tersebut akan berlipat kali bila kebutuhan
lainnya diperhitungkan seperti misalnya plastik utnuk keperluan alat rumah
tangga, bahan bangunan dan lain-lain.

Pada saat sekarang ini, secara global telah tercipta suatu komitmen
masyarakat internasional untuk menciptakan planet bumi ini sebagai planet
yang bebas sampah termasuk sampah plastik. Oleh karena plastik merupakan
bahagian dari kehidupan masyarakat kita, maka strategi fragmatis untuk
mengatasi hal tersebut adalah mengembangkan bahan-bahan plastik khusus
(tidak dapat terurai) untuk bahan konstruksi. Sedangkan plastik-plastik
yang bersifat serba guna dan digunakan secara luas oleh masyarakat,
bahan-bahannya diganti dengan plastik yang mudah dihancurkan oleh alam
(decomposible plastics).

Berkat ketekunan mereka (para ahli), bahan baku plastik kini dapat
diproduksi dengan bantuan mikroorganisme yaitu bakteri Alcaligenes
euthrophus. Metode tersebut ditemukan oleh lembaga penelitian Pasteur di
Prancis pada tahun 1927.

Mereka telah membuktikan bahwa bakteri tersebut dapat menghasilkan
polimer bahan baku utama untuk pembuatan plastik yang mudah terurai. Sayang
sekali, teknologi ini belum dapat dimasyarakatkan secara laus karena
dianggap biaya produksinya masih tinggi.

Berdasarkan proses pembuatannya, plastik yang mudah terurai dibedakan
atas 3 tipe yaitu:
1. Plastik yang dihasilkan dari suatu bahan akibat kerja dari suatu jenis
mikroorganisme (prekusor)
2. Plastik yang dibuat berdasarkan hasil rekayasa kimia dari bahan polimer
alami seperti serat selulosa dan bahan berpati (amylase) dan
3. Plastik dengan 0bahan baku polimer sinetik sebagai hasil dan sintesa
minyak bumi seperti poliester copolimer.

Bahan plastik decomposible (mudah terurai) berupa senyawa poliester
produk kerja mikroorganisme (bakteri), dalam sistem tata nama ilmu kimia
disebut : Poli-3-Hidroksibutirat (poli-3HB) atau Hidrooksivalate yang
terkandung dalam suatu bahan melalui cara fermentasi.

Walaupun sudah terbukti bahwa senyawa tersebut adalah bahan plastik yang
aman untuk lingkungan, namun pada awal ditemukannya, banyak orang yang
masih meragukan prospektifnya. Namun setelah 23 tahun, yaitu pada akhir
tahun 1950, prospek produk tersebut mulai menampakkan tanda-tanda cerah
yaitu saat para ahli berhasil meningkatkan kandungan Poli-3HV didalam sel
bakteri sampai 60%.

Keragaman plastik yang dihasilkan tergantung dari banyaknya jumlah
molekul 3HB atau 3HV dalam suatu rantai polimer. hal ini karena tingkat
kandungan 3HB/3HV akan menentukan tingkat elastisitas dari bahan plastik.

Serangkaian uji coba telah dilakukan dan diperoleh, bahwa pada produk
dengan kandungan 12% HB, memiliki keunggulan yang sama dengan plastik
konvensional plastik yang diperoleh dari bahan baku minyak bumi. Sifat
unggul tersebut antara lain: keras kuat dan titik leburnya 179 derajat
celcius. Dengan demikian maka untuk memproduksi suatu jenis plastik dengan
karakter tertentu, tinggal mengatur kandungan molekul 3HB/3HV-nya dalam
bahan bakunya.

Jenis plastik terurai (biokomposible) sebenarnya sudah diproduksi dan
dipasarkan oleh suatu perusahaan resin dari Inggris sejak tahun 1990,
namun lingkup pemasarannya masih sangat terbatas karena biaya produksinya
masih mahal yaitu untuk kapasitas 1000 ton/tahun harga produksinya
diperkirakan sebesar Rp 20.000/kg, tiga sampai lima kali lebih mahal bila
dibandingkan dengan harga bahan baku konvensional.

Untuk mengurangi biaya produk yang masih tinggi tersebut, para ahli
terus ebrupaya mencari terobosan yang baru. Salah satu diantaranya adalah Y
Dohi, seorang peneliti pada Tokyo Institute of Technology-Jepang. Beliau,
berkat ketekunannya, telah berhasil mengembangkan struktur baru bentuk
polimer P(3HB-co-4HB), dimana kandungan molekul 4HB mencapai 50% yang bila
digunakan sebagai bahan baku plastik akan dapat menghasilkan palstik yang
lebih elastis.

Struktur baru tersebut memberikan harapan besar karena bahan tersebut di
kemudian hari dapat digunakan untuk menggantikan bahan-bahan plastik yang
sifatnya serbaguna (plastik elastis) yang selama ini membawa banyak problem
pada lingkungan. Dengan demikian maka bahan baku hasil penemuan tersebut
diramalkan pemanfaatannya semakin beragam yang berarti pula tingkat
kebutuhannya kaan menjadi lebih besar. Produk baru tersebut akan laku di
pasaran bila harga jualnya bersaing dengan bahan baku asal minyak bumi.

Melihat prospektif yang dimiliki oleh bahan baku plastik produk
mikroorganisme ini, terlebih lagi jaminan keamanan lingkungan yang
ditawarkannya, kiranya pemakaiannya sudah perlu mulai dipertimbangkan oleh
industriwan kita. Hal itu bisa lebih dipacu bila seandainya negara-negara
pengguna plastik sepakat untuk memberikan subsidi sebagai insentif biaya
lingkungan.

http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1994/10/31/0012.html

Ultah KU

ari ini q ultah jugaaaa....
ach setelah UAS selesai, senengnyaaaaa... ultah juga... ngumpul ma temen2 jugaaaa, tapi g enaknya q harus pulang dengan baju basah, kotor dan bau telur.... iiiich.... males banget, akhirnya q mandi sore juga, uda lama g mengang sabun kalo sore...

thank smua..
Alhamdulillah q masih berthan sampai hari ini...
Mama I Love u, so much...

Kamis, 08 Januari 2009

Bioplastik

Rekayasa Bioplastik Berbahan Dasar Limbah Jagung dengan Plasticizer Asam Lemak Inti Sawit dan Aplikasinya Sebagai Pengemas Biodegradable untuk Bahan Pangan dan Farmasi
Nama Peneliti
Anggota Peneliti
:
Instansi/Jurusan : Jur. Pend. IPA
Jenis Penelitian : APHB LANJUTAN
Lokasi
:
Bidang Ilmu :
Tahun : 2006


Rekayasa Bioplastik Berbahan Dasar Limbah Jagung dengan Plasticizer Asam Lemak Inti Sawit dan Aplikasinya Sebagai Pengemas Biodegradable untuk Bahan Pangan dan Farmasi. Kata kunci :Bioplastik, limbah jagung, asam lemak inti sawit, bahan pengemas Masykuri, M.; Radiman, Cynthia L.; Arcana, I Made*) Fakultas KIP UNS, Penelitian, Dikti, Hibah Bersaing, 2007 Telah dilakukan rekayasa pembuatan bioplastik dengan bahan dasar limbah jagung dengan plasticizer asam lemak inti sawit. Plasticizer asam lemak inti sawit dipilih untuk menggantikan plasticizer komersial, yakni dioctylphtalate (DOP), trioctylphtalate (TOP), dan dioctylsebasate (DOS) yang bersifat toksik. Keuntungan plasticizer dari minyak nabati sebagai pengganti plasticizer sintetis adalah selain dapat diperbaharui, juga tidak bersifat racun dan lebih bersahabat dengan lingkungan. Penelitian ini mengkaji sintesis bioplastik zein dengan variasi 3 jenis plasticizer, yaitu: gliserol, asam oleat dan tanpa plasticizer sebagai pembanding. Variasi konsentrasi plasticizer/zein (v/w) yang diteliti terdiri dari 0,1/1; 0,2/1; 0,4/1; 0,8/1 dan 1/1.Karakterisasi yang dilakukan meliputi sifat termal, struktur dan morfologi lintang dan kristalinitas dari produk. Prosedur pengujian yang digunakan adalah berturut-turut ASTM D638-99, DSC, XRD, FTIR, dan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya konsentrasi plasticizer, semakin lentur bioplastik yang dihasilkan. Bioplastik zein memiliki suhu transisi gelas, Tg, antara 110 - 165oC, pada pemanasan di atas suhu tersebut terjadi perubahan dari keadaan glassy ke rubbery. Ditinjau dari aspek morfologi lintang, struktur bioplastik dengan plasticizer asam oleat lebih baik daripada bioplastik dengan plasticizer gliserol atau tanpa plasticizer, karena memiliki struktur matrik polimer yang lebih rapat. Bioplastik dengan plasticizer asam oleat memiliki fasa kristalin yang paling besar dibanding kedua jenis bioplastik lainnya, fasa kristalin bioplastik dengan plasticizer gliserol relatif sama dengan bioplastik tanpa plasticizer. Pada aspek karakter mekanik, meningkatnya kadar plasticizer mampu meningkatkan kuat tarik. Kuat tarik dan perpanjangan putus menunjukkan penurunan dengan semakin lamanya waktu penyimpanan. Bioplastik dengan plasticizer asam oleat memiliki kuat tarik yang lebih tinggi dibanding bioplastik dengan plasticizer gliserol atau bioplastik tanpa plasticizer. Kuat tarik bioplastik dengan plasticizer asam oleat, gliserol dan tanpa plasticizer pada awal perlakuan berturut-turut adalah 7,8 MPa, 7,2 MPa dan 6,9 MPa.

E200 Eco, Ponsel Berbahan Jagung dari Samsung

E200 EcoIsu ramah lingkungan masih terus didengung-dengungkan. Banyak produsen elektronika yang kini mulai beralih ke roduk yang lebih ramah lingkungan.

Salah satunya adalah Samsung yang merilis ponsel Eco bioplastik E200 Berbeda dengan plastik biasa yang dibuat dari bahan minyak bumi yang tidak dapat terbarukan, bioplastik dibuat dari bahan-bahan biologis (terbarukan), seperti jagung.

Sebenarnya E200 Eco bukanlah ponsel bioplastik pertama dari Samsung. Juni lalu Samsung sudah merilis W510 dan F268 yang ramah lingkungan, alias terbuat dari bahan plastik berbasis jagung. Akan tetapi W510 dan F268 tidak seluruhnya ramah lingkungan karena desainnya terbuat dari plastik biasa dan bioplastik. Sementara itu seluruh casing E200 Eco terbuat dari bioplastik yang berbasiskan jagung.
.
Selain mulai mengharamkan bahan plastik yang berasal dari minyak bumi, Samsung juga mengklaim diri sebagai memproduksi ponsel dengan menggunakan teknik-teknik yang tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya, seperti plumbum, kadmium dan merkuri. F268 dan E200 Eco berikut charger-nya pun bebas dari bahan-bahan yang bisa membahayakan lingkungan.

Menurut New York Times, selain Samsung, Nokia dan NEC juga mulai menggunakan bioplastik untuk produk-produk consumer-nya. Nokia tahun ini dikabarkan akan meluncurkan 40 model ponsel ramah lingkungan– masing-masing memiliki komponen yang dapat dengan mudah didaur ulang. [Kompas]

Bioplasitik edisi berikutnya

Bioplastik –Potensi dan Tinjauan

Oleh Grup Berita Duisburg (Asal dalam bahasa Jerman)

Biofan-Film yang terbuat dari asam polilaktat (polylacticacid /PLA) yang dapat membuat produk segar tampak semakin segar. (Foto: Treofan) Sebuah mangkuk buah-buahan yang terbuat dari biopolimer PLA produksi NatureWorks®. Polimer ini berasal dari berbagai sumber seperti tepung jagung atau gula. (Foto: NatureWorks LLC)

Bagaimana nasib sebuah botol soda plastik yang dibuang dan tidak didaur ulang? Ia diremukkan dan dicabik-cabik sampai ia mungkin berhasil menuju lautan. Setelah hancur menjadi partikel-partikel kecil, ia lalu berakhir dalam tubuh makhluk hidup, dan ini merupakan hal yang berbahaya bagi lingkungan kita. Ada yang tidak benar dalam hal ini. Hanswerner Mackwitz, direktur Institut Riset Alchemia-Nova untuk Fito Kimia Inovatif di Vienna, Austria, menguraikannya seperti ini: “Bila saya membuat sebuah produk plastik yang memiliki waktu paruh 450 tahun, tetapi menggunakannya hanya untuk beberapa minggu atau hari saja, maka ini merupakan suatu masalah.”1

Sebuah kantong belanja yang terbuat dari tepung tanaman. Kantong jenis ini digunakan di banyak pasar swalayan di seluruh Eropa. Kantong ini higienis, tidak berbau, praktis, dan dapat terurai seperti kompos. (Foto: BASF)

Teknologi baru dan produk jadi sekarang dapat mengatasi dilema ini dengan bioplastik. Bahan mentah untuk bioplastik adalah tepung dan minyak yang bersumber dari tanaman seperti jagung dan gula bit. Saat ini, kami mampu membuat rantai molekul berbahan dasar tanaman yang sama dengan rantai molekul bahan sepadan yang berasal dari minyak bumi. Di bawah kondisi tertentu, kebanyakan bahan baku bioplastik dapat membusuk dalam waktu 8 sampai 12 minggu.2

Kenyataan bahwa kita dengan cepat mendekati puncak minyak dunia 3, (titik di mana planet mencapai produksi minyak maksimum dan setelah itu tingkat produksi minyak di Bumi akan menurun sampai titik habis) dan dengan demikian maka minyak bumi yang mahal sebagai bahan dasar plastik dapat digantikan posisinya dengan generasi plastik yang baru ini. Plastik PLA (polylactic acid) dapat menggantikan keberhasilan plastik PET (polyethylenterephthalat), walaupun saat ini harganya 20% lebih mahal.

Pasar untuk plastik tumbuh 5% per tahun. Setiap tahun, lebih dari 200 juta ton plastik diproduksi di seluruh dunia. Di Jerman, 14 juta ton kemasan dari berbagai macam jenis diproduksi setiap tahun; dan plastik menyumbang 40% dari 1,8 juta ton bahan yang berfungsi sebagai kantong atau wadah yang dapat dibuang. Potensi pasar untuk bioplastik di Eropa mencapai 6 juta ton untuk jenis kemasan yang dapat dibuang 4, tetapi pangsa pasar untuk seluruh konsumsi plastik masih kurang dari 1%. European Bioplastics yang mewakili industri bioplastik di Eropa menyatakan bahwa pasar telah meledak di tahun 2006. Seiring dengan diperkenalkannya biokemasan ke seluruh mata rantai pasar swalayan di seluruh Eropa, maka pabrik-pabrik memperkirakan pertumbuhan penggunaan bioplastik akan mencapai 100% di tahun 2007 bila dibandingkan dengan tahun 2006.5

Kemasan bioplastik sudah tersedia di pasar-pasar swalayan di Inggris, Belanda, Italia, dan Austria. Plastik seperti ini menyodorkan tingkat permeabilitas penguapan oksigen dan air yang lebih tinggi daripada plastik tradisional sehingga dapat menjaga kesegaran buah dan sayuran tiga hari lebih lama. Inggris memainkan peranan utama dalam menemukan penerapan praktis untuk bioplastik. Di negara tersebut, selada dan sayuran organik telah dijual dalam wadah plastik yang dibuat dari bahan yang dapat didaur ulang setelah adanya skandal BSE. Semboyannya adalah “Bahan organik dikemas dengan kemasan organik.”

Proyek di Austria Bagian Atas yang dikenal dengan Loop Linz telah beroperasi sejak Tahun Emas 2 (2005). Tujuannya adalah untuk menyediakan kemasan yang dapat bertahan lama kepada pasar dan proyek ini didukung oleh pemerintah daerah serta organisasi lainnya. Loop Linz diprakarsai oleh Institut Riset untuk Inovasi Fitokimia yang disebutkan di atas dan telah menunjukkan bahwa teknologi ini sangat praktis digunakan. Berbagai macam barang di pasar swalayan dijual dalam kemasan bioplastik baru yang terbuat dari tepung tanaman. Produksi jenis kemasan baru ini mereduksi gas buangan CO2 sebesar 50%.6

Perusahaan Pro-tech 7 telah meluncurkan peralatan makan yang mudah terurai secara alami yang terbuat dari bahan-bahan yang dapat diperbarui.8 Para tukang kebun juga dapat membeli kain penutup, yang 100% dapat terurai secara alami, yang berfungsi sebagai jerami dan tersedia baik di toko-toko khusus atau online.9

Baki yang dapat diubah menjadi kompos yang dibuat dari AgroResin® produksi perusahaan Grenidea, yang merupakan serat alam, dan terbuat dari bahan alami seperti serat minyak kelapa (Foto: Grenidea) Pembungkus Walkman dari biopolimer diluncurkan oleh Mitsubishi dan Sony di Jepang. Bahan baru ini juga sedang diselidiki oleh Nokia dan Motorola. (Foto: Kaeb)
Sebuah mantel musim dingin yang 100% terbuat dari jagung. Versace menggunakan serat Ingeo® yang diambil dari PLA NatureWorks. (Foto: GB Studio) Pita perekat yang dapat terurai secara alami. (Foto: Innovia films)

Untuk memperoleh gambaran tentang perkembangannya di masa depan, kita dapat meninjau ke Hanswerner Mackwitz dari Institut Riset untuk Inovasi Fitokimia di Vienna: “Kami berharap agar sistem tanam polikultur berhasil. Dengan mengelola tanaman, tanah, serta organisme yang menguntungkan, maka panennya diharapkan akan semakin melimpah.” Sebagai contoh, di Austria, kami punya banyak biji buah-buahan, tetapi yang digunakan hanya daging buahnya saja, sedangkan bijinya tidak. Hal itu akan berubah. Sebagai contoh, lapisan luar biji yang keras dapat diubah menjadi ampelas yang dapat digunakan untuk memoles logam. Bagian dalam biji yang lunak dapat diubah menjadi minyak berkualitas tinggi atau kosmetik. Ini merupakan “harta karun” yang sampai sekarang dibuang begitu saja. Jadi, kita harus meneliti suatu tanaman sebagai suatu kesatuan. Bagaimana kita bisa memperoleh kegunaan maksimal dari tanaman? Sebagai contoh, sampai sekarang kita hanya menggunakan biji tanaman bunga matahari, atau kayu dan buah dari pohon buah. Tetapi, kandungan apa yang ada dalam kumpulan bunga, buah, biji, akar, batang, dan daunnya? Pengetahuan mengenai biologi tanaman akan mendorong penemuan material yang baru. Tujuannya adalah untuk menghasilkan solusi di daerah tertentu serta memberi pengaruh yang berkelanjutan.”4

Kita berada di awal Zaman Keemasan dan sekaranglah waktunya untuk menyelaraskan diri dengan Bunda Alam, khususnya ditinjau dari sudut sumber daya kita. Teknologi sudah ada dan sedang menanti untuk digunakan oleh manusia secara bijaksana dan bertanggung jawab. Kita memiliki kewajiban terhadap planet ini, dan terhadap masa depan anak-anak kita.

Referensi:

1 http://www.faktor-x.info/cms.php?id=1129

2 http://de.wikipedia.org/wiki/Biokunststoff

3 (titik di mana planet mencapai produksi minyak maksimum dan setelah itu tingkat produksi minyak di Bumi akan menurun sampai titik habis) Catatan Penerjemah http://www.dematerialisierung.de/cms.php?id=1106

4 http://www.faktor-x.info/cms.php?id=1123

5 http://www.european-bioplastics.org/media/files/docs/en-pr/061121_PR_Bioplastics_Boom.pdf

6 http://www.loop-linz.at

7 http://www.pro-tech.info/english/ehome.htm

8 http://www.pro-tech.info/neu/aktuell/index.php?itemid=13

9 http://www.pro-tech.info/neu/aktuell/index.php?itemid=8

Bioplastik –


Potensi
dan Tinjauan

Oleh Grup Berita Duisburg (Asal dalam bahasa Jerman)

Biofan-Film yang terbuat dari asam polilaktat (polylacticacid /PLA) yang dapat membuat produk segar tampak semakin segar. (Foto: Treofan) Sebuah mangkuk buah-buahan yang terbuat dari biopolimer PLA produksi NatureWorks®. Polimer ini berasal dari berbagai sumber seperti tepung jagung atau gula. (Foto: NatureWorks LLC)

Bagaimana nasib sebuah botol soda plastik yang dibuang dan tidak didaur ulang? Ia diremukkan dan dicabik-cabik sampai ia mungkin berhasil menuju lautan. Setelah hancur menjadi partikel-partikel kecil, ia lalu berakhir dalam tubuh makhluk hidup, dan ini merupakan hal yang berbahaya bagi lingkungan kita. Ada yang tidak benar dalam hal ini. Hanswerner Mackwitz, direktur Institut Riset Alchemia-Nova untuk Fito Kimia Inovatif di Vienna, Austria, menguraikannya seperti ini: “Bila saya membuat sebuah produk plastik yang memiliki waktu paruh 450 tahun, tetapi menggunakannya hanya untuk beberapa minggu atau hari saja, maka ini merupakan suatu masalah.”1

Sebuah kantong belanja yang terbuat dari tepung tanaman. Kantong jenis ini digunakan di banyak pasar swalayan di seluruh Eropa. Kantong ini higienis, tidak berbau, praktis, dan dapat terurai seperti kompos. (Foto: BASF)

Teknologi baru dan produk jadi sekarang dapat mengatasi dilema ini dengan bioplastik. Bahan mentah untuk bioplastik adalah tepung dan minyak yang bersumber dari tanaman seperti jagung dan gula bit. Saat ini, kami mampu membuat rantai molekul berbahan dasar tanaman yang sama dengan rantai molekul bahan sepadan yang berasal dari minyak bumi. Di bawah kondisi tertentu, kebanyakan bahan baku bioplastik dapat membusuk dalam waktu 8 sampai 12 minggu.2

Kenyataan bahwa kita dengan cepat mendekati puncak minyak dunia 3, (titik di mana planet mencapai produksi minyak maksimum dan setelah itu tingkat produksi minyak di Bumi akan menurun sampai titik habis) dan dengan demikian maka minyak bumi yang mahal sebagai bahan dasar plastik dapat digantikan posisinya dengan generasi plastik yang baru ini. Plastik PLA (polylactic acid) dapat menggantikan keberhasilan plastik PET (polyethylenterephthalat), walaupun saat ini harganya 20% lebih mahal.

Pasar untuk plastik tumbuh 5% per tahun. Setiap tahun, lebih dari 200 juta ton plastik diproduksi di seluruh dunia. Di Jerman, 14 juta ton kemasan dari berbagai macam jenis diproduksi setiap tahun; dan plastik menyumbang 40% dari 1,8 juta ton bahan yang berfungsi sebagai kantong atau wadah yang dapat dibuang. Potensi pasar untuk bioplastik di Eropa mencapai 6 juta ton untuk jenis kemasan yang dapat dibuang 4, tetapi pangsa pasar untuk seluruh konsumsi plastik masih kurang dari 1%. European Bioplastics yang mewakili industri bioplastik di Eropa menyatakan bahwa pasar telah meledak di tahun 2006. Seiring dengan diperkenalkannya biokemasan ke seluruh mata rantai pasar swalayan di seluruh Eropa, maka pabrik-pabrik memperkirakan pertumbuhan penggunaan bioplastik akan mencapai 100% di tahun 2007 bila dibandingkan dengan tahun 2006.5

Kemasan bioplastik sudah tersedia di pasar-pasar swalayan di Inggris, Belanda, Italia, dan Austria. Plastik seperti ini menyodorkan tingkat permeabilitas penguapan oksigen dan air yang lebih tinggi daripada plastik tradisional sehingga dapat menjaga kesegaran buah dan sayuran tiga hari lebih lama. Inggris memainkan peranan utama dalam menemukan penerapan praktis untuk bioplastik. Di negara tersebut, selada dan sayuran organik telah dijual dalam wadah plastik yang dibuat dari bahan yang dapat didaur ulang setelah adanya skandal BSE. Semboyannya adalah “Bahan organik dikemas dengan kemasan organik.”

Proyek di Austria Bagian Atas yang dikenal dengan Loop Linz telah beroperasi sejak Tahun Emas 2 (2005). Tujuannya adalah untuk menyediakan kemasan yang dapat bertahan lama kepada pasar dan proyek ini didukung oleh pemerintah daerah serta organisasi lainnya. Loop Linz diprakarsai oleh Institut Riset untuk Inovasi Fitokimia yang disebutkan di atas dan telah menunjukkan bahwa teknologi ini sangat praktis digunakan. Berbagai macam barang di pasar swalayan dijual dalam kemasan bioplastik baru yang terbuat dari tepung tanaman. Produksi jenis kemasan baru ini mereduksi gas buangan CO2 sebesar 50%.6

Perusahaan Pro-tech 7 telah meluncurkan peralatan makan yang mudah terurai secara alami yang terbuat dari bahan-bahan yang dapat diperbarui.8 Para tukang kebun juga dapat membeli kain penutup, yang 100% dapat terurai secara alami, yang berfungsi sebagai jerami dan tersedia baik di toko-toko khusus atau online.9

Baki yang dapat diubah menjadi kompos yang dibuat dari AgroResin® produksi perusahaan Grenidea, yang merupakan serat alam, dan terbuat dari bahan alami seperti serat minyak kelapa (Foto: Grenidea) Pembungkus Walkman dari biopolimer diluncurkan oleh Mitsubishi dan Sony di Jepang. Bahan baru ini juga sedang diselidiki oleh Nokia dan Motorola. (Foto: Kaeb)
Sebuah mantel musim dingin yang 100% terbuat dari jagung. Versace menggunakan serat Ingeo® yang diambil dari PLA NatureWorks. (Foto: GB Studio) Pita perekat yang dapat terurai secara alami. (Foto: Innovia films)

Untuk memperoleh gambaran tentang perkembangannya di masa depan, kita dapat meninjau ke Hanswerner Mackwitz dari Institut Riset untuk Inovasi Fitokimia di Vienna: “Kami berharap agar sistem tanam polikultur berhasil. Dengan mengelola tanaman, tanah, serta organisme yang menguntungkan, maka panennya diharapkan akan semakin melimpah.” Sebagai contoh, di Austria, kami punya banyak biji buah-buahan, tetapi yang digunakan hanya daging buahnya saja, sedangkan bijinya tidak. Hal itu akan berubah. Sebagai contoh, lapisan luar biji yang keras dapat diubah menjadi ampelas yang dapat digunakan untuk memoles logam. Bagian dalam biji yang lunak dapat diubah menjadi minyak berkualitas tinggi atau kosmetik. Ini merupakan “harta karun” yang sampai sekarang dibuang begitu saja. Jadi, kita harus meneliti suatu tanaman sebagai suatu kesatuan. Bagaimana kita bisa memperoleh kegunaan maksimal dari tanaman? Sebagai contoh, sampai sekarang kita hanya menggunakan biji tanaman bunga matahari, atau kayu dan buah dari pohon buah. Tetapi, kandungan apa yang ada dalam kumpulan bunga, buah, biji, akar, batang, dan daunnya? Pengetahuan mengenai biologi tanaman akan mendorong penemuan material yang baru. Tujuannya adalah untuk menghasilkan solusi di daerah tertentu serta memberi pengaruh yang berkelanjutan.”4

Kita berada di awal Zaman Keemasan dan sekaranglah waktunya untuk menyelaraskan diri dengan Bunda Alam, khususnya ditinjau dari sudut sumber daya kita. Teknologi sudah ada dan sedang menanti untuk digunakan oleh manusia secara bijaksana dan bertanggung jawab. Kita memiliki kewajiban terhadap planet ini, dan terhadap masa depan anak-anak kita.

Referensi:

1 http://www.faktor-x.info/cms.php?id=1129

2 http://de.wikipedia.org/wiki/Biokunststoff

3 (titik di mana planet mencapai produksi minyak maksimum dan setelah itu tingkat produksi minyak di Bumi akan menurun sampai titik habis) Catatan Penerjemah http://www.dematerialisierung.de/cms.php?id=1106

4 http://www.faktor-x.info/cms.php?id=1123

5 http://www.european-bioplastics.org/media/files/docs/en-pr/061121_PR_Bioplastics_Boom.pdf

6 http://www.loop-linz.at

7 http://www.pro-tech.info/english/ehome.htm

8 http://www.pro-tech.info/neu/aktuell/index.php?itemid=13

9 http://www.pro-tech.info/neu/aktuell/index.php?itemid=8

Monitor Mini dalam Lensa Kontak

Menemukan perangkat elektronik portable kini sudah bukan hal sulit. Trennya, produk ini punya fungsi sampingan untuk akselerasi penampilan. Terutama untuk aksesori. Para peneliti di University of Texas mencoba membuatnya dalam format berbeda, yakni contact lens. Perangkat ini berfungsi layaknya layar monitor pribadi. Mengintegrasikan objek yang dilihat dengan beberapa informasi tambahan. Teknologi ini bernama superimpose.
Para peneliti menggunakan teknologi yang disebut mikrofabrikasi. Mereka menggunakan contact lens berbahan dasar polyethylene tetraphthalate. Materi itu semacam plastik yang biasa ada dalam botol minuman. Bagian luar contact lens tersebut dilapisi kabel-kabel metal tipis untuk menghubungkan komponen-komponen LED mini. Selanjutnya, contact lens dilapisi dengan polymethyl methacrylate (PMMA). Itu merupakan komponen biokompatibel yang biasa digunakan sebagai lapisan luar contact lens berbahan keras.
"Jika kamu melihat struktur lensanya, itu hanya sebuah polimer. Seperti pada contact lens biasa," ujar Babak Parviz, ilmuwan elektronika di University of Washington yang melakukan penelitian ini. "Namun, kami punya ide untuk membuatnya berfungsi lebih dari sekadar memperbaiki penglihatan," lanjutnya seperti dikutip dari Harian Jawa Pos, 29/1.
Fungsi itu disebut para peneliti sebagai augmented reality. Maksudnya, menambah realitas yang dilihat mata biasa dengan berbagai informasi. Itu akan sangat berguna bagi orang-orang dengan pekerjaan tertentu. Misal, tentara yang sedang di medan perang. Hal tersebut berguna memberikan informasi mengenai kondisi geografis daerah yang sedang menjadi tempatnya bertugas.
Selain menggunakan superimpose, contact lens ini sedang dikembangkan untuk berbagai fungsi lain. Di antaranya, sebagai layar additional berkoneksi bluetooth. Fungsinya, itu bisa dikoneksikan untuk berbagai perangkat elektronik, seperti ponsel dan PMP (portable media player).
Jika fungsi tersebut berhasil dikembangkan, tentu akan berhasil mengurangi angka kecelakaan. Sebab, pengendara mobil atau motor tetap bisa melihat situasi di jalan. Sementara, pengguna dapat memilih lagu untuk didengarkan melalui iPod atau mengganti saluran radio.
Perangkat ini juga akan berfungsi sebagai "layar" untuk proyektor mini. Meski sangat fungsional, contact lens masih punya banyak kekurangan. Ke depan, berbagai perbaikan dilakukan. Terutama dalam hal ukuran LED. Pada prototype yang dipublikasikan pada awal Januari, hanya terdapat 16 buah LED. Masing-masing dengan diameter 300 mikrometer.
Rencananya, diameter itu diperkecil hingga tinggal sekitar 30 mikrometer (seper seribu diameter rambut manusia). Tujuannya, memungkinkan ratusan LED terpasang dalam satu contact lens. Perbaikan juga terjadi pada mekanisme kerja. Terutama untuk mengurangi panas yang dihasilkan sirkuit.**

Sumber foto : Jawa Pos kemudian http://www.technologyindonesia.com/productinfo.php?id=32

Pati Bahan Alternatif Bioplastik Pengganti Glukosa

JAKARTA : Pati atau limbah pati mampu menghasilkan bioplastik yang aman bagi lingkungan dengan harga yang lebih murah dibanding menggunakan bahan glukosa.

'' Bioplastik selama ini dinilai relatif mahal karena menggunakan glukosa yang dihasilkan melalui proses yang juga mahal. Namun, bioplastik yang dihasilkan dari pati atau limbah pati mampu menekan harga jauh lebih murah,'' ujar Ir Siti Syamsiah, PhD, peneliti senior Universitas Gadjah Mada dalam Seminar Riset Unggulan Terpadu Internasional (RUTI) di Jakarta, belum lama ini.

Siti Syamsiah mengatakan, bioplastik dibutuhkan untuk mengurangi penggunaan plastik biasa yang dihasilkan dari BBM. '' Plastik dari BBM, banyak mengandung bahan-bahan karsinogen, sehingga mampu meracuni tubuh. Sementara itu, BBM juga terbatas dan lebih diprioritaskan untuk bidang energi karena sumbernya semakin turun,'' ujarnya.

Di sisi lain, berbagai keperluan masyarakat hampir seluruhnya menggunakan plastik sedangkan limbah yang dihasilkan tidak mampu diuraikan bakteri hingga bertahun-tahun lamanya. Akhirnya, limbah menumpuk, sedangkan penggunaan plastik semakin meningkat. Sementara plastik yang didaur ulang hanya mencapai 10 persen dari limbah yang ada. Sisanya masih berada di lingkungan manusia, dan menimbulkan pencemaran.

Bioplastik hasil penelitiannya, menggunakan limbah pati yang berasal dari ketela. Limbah pati diproses oleh bakteri tertentu sehingga menghasilkan polimer yang disimpan dalam tubuhnya. Melalui proses dengan kondisi tertentu, akan dihasilkan mikroorganisme yang mampu menghasilkan polimer sebanyak-banyaknya. Mikroorganisme tersebut kemudian dipisahkan selnya, untuk menghasilkan polimer (bahan plastik). ''Selain renewable, limbah bioplastik ini juga mampu diurai lingkungan dalam waktu hanya 6 bulan. Bioplastik juga jauh lebih lentur dibanding plastik biasa,'' ujarnya.

Memasuki tahun ketiga penelitiannya, akan direncanakan diproduksi dengan skala semi industri sehingga mampu menghasilkan polimer dalam jumlah cukup banyak. ''Dalam skala besar, mungkin tidak hanya limbah pati, melainkan juga menggunakan pati murni,'' ujarnya. Selain itu, tengah dipertimbangkan mengganti penggunaaan choloform dalam proses pemurnian dengan hidrogen peroksida yang jauh lebih aman dan murah.

Siti mengakui, pengembangkan bioplastik di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. ''Di negara-negara maju, kesadaran bahaya limbah plastik yang berasal dari BBM sudah tinggi sehingga kebutuhan bioplastik cukup tinggi. Selain bisa digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, juga bisa digunakan untuk kedokteran seperti alat transplantasi, karena aman dalam tubuh,'' ujarnya. (Lea)


http://www.technologyindonesia.com/news.php?page_mode=detail&id=47

BIOPLASTIK......

Material plastik ramah lingkungan dan hemat energi, Bioplastik


Akhir-akhir ini topik tentang Bioplastik banyak saya dapatkan dalam berbagai media cetak dan elektronik. Sebetulnya bidang Bioplastik sendiri bukan sesuatu yang baru. Jauh sebelumnya sudah dikenal bahkan sudah diaplikasikan dalam beberapa bidang industri.

Bioplastik merupakan jenis plastik atau polimer yang dibuat dari bahan-bahan biotik seperti jagung, singkong ataupun mikrobiota. Berbeda dengan plastik konvensional yang sering kita gunakan, yang umumnya dibuat dari minyak bumi dan gas alam.

Ada dua isu penting yang menurut saya membuat Bioplastik ini “naik daun” ; isu kelestarian lingkungan dan isu kenaikan harga bahan bakar minyak bumi. Bioplastik merupakan jenis plastik yang secara teknis mudah untuk terurai di alam. Bioplastik yang tersusun atas komponen-komponen alam akan lebih mudah didegradasi oleh bakteri-bakteri pengurai karena senyawa penyusunnya sudah “dikenal” oleh bakteri-bakteri pengurai. Berbeda dengan plastik konvensional saat dibuang ke lingkungan plastik jenis ini tidak dapat terurai. Dalam jangka panjang di khawatirkan memberikan efek kerusakan tanah dan air yang kronis. Bahan baku Bioplastik adalah bahan-bahan bio massa seperti biji-biji tanaman, bahan Bioplastik bukan berbasis minyak bumi dan gas alam. Kelebihan ini memberikan insentif Bioplastik terutama saat harga minyak bumi sedang melambung tinggi.

Namun Bioplastik juga memiliki beberapa kekurangan. Saat ini teknologi proses Bioplastik masih lebih mahal dibandingkan biaya produksi plastik konvensional. Isu kekuatan Bioplastik juga merupakan kelemahan plastik jenis ini, Bioplastik dinilai kurang memiliki kekuatan dan daya tahan mekanik dibandingkan plastik konvensional. Untuk meningkatkan kinerja Bioplastik ditambahkan bahan-bahan aditif atau dicampur dengan plastik konevnsional.

Bioplastik terdiri atas beberapa jenis, yang paling luas penggunaan dan produksinya adalah :

Bioplastik berbasis pati
Menguasai sekitar 50% pasar Bioplastik, umumnya digunakan untuk bahan kemasan termoplast, diproduksi dari bahan-bahan alam yang mengandung karbohidrat.

Bioplastik berbasis Asam Polilactat (PLA)

PLA adalah bioplastik bening yang biasanya diprodusi dari bahan jagung atau sumber gula alam, umumnya digunakan sebagai bahan kemasan. PLA dihasilkan dari proses fermentasi senyawa-senyawa gula yang diperoleh dari bahan alam. Hasil fermentasi menghasilkan asam laktat yang dipolimerisasi untuk menghasilkan plastik PLA, siap untuk dibentuk sesuai produk yang diinginkan.

Dari sisi aplikasi manufacturing, NEC dan Fujitsu Jepang merupakan contoh perusahaan yang menunjukkan potensi Bioplastik sebagai laternatif material yang dapat digunakan dalam industri elektronik. Bahkan Fujitsu sudah menghasilkan komputer note book dengan bahan casing dari Bioplastik. Monsanto dan DuPont Chem perusahaan kimia raksasa yang merupakan salah satu pionir pengembangan material Bioplastik.

Salah satu bagian proses pembuatan Bioplastik adalah modifikasi genetik yang melibatkan mikroorganisme. Proses modifikasi genetik ini dianggap merupakan kunci masa depan agar proses pembuatan Bioplastik lebih murah dan lebih sdeikit mengkonsumsi bahan bakar minyak.
Metabolix salah satu perusahaan yang begerak dalam bidang pembuatan Bioplastik mengkalim telah memiliki berbagai paten yang terkait dengan proses rekayasa genetik mikroba untuk dapat membuat Bioplastik lebih ekonomis ( Businessweek 16 Juli 2008 ).

Sampai sejauh mana Bioplastik dapat menjadi penganti plastik konvensional yang lebih ekonomis dan lebih ramah lingkungan, kelihatannya masih membutuhkan waktu lebih lama. Tapi sampai sejauh ini Bioplastik masih merupakan kandidat potensial sebagai material ramah lingkungan, pengganti plastik konvensional.

Tambahan, berikut adalah time line event yang terkait dengan pengembangan Polimer dan Bioplastik (sumber : Businessweek 16 Juli 2008 ).

•Tahun 1939 DuPont memperkenalkan Nilon.
•Tahun 1941 Ilmuwan Denmark menemukan istilah ”rekayasa genetika”
•Tahun 1946 Tupperware melakukan revolusi cara penyimpanan makanan.
•Tahun 1953 James watson dan Francis Crick menemukan model struktur DNA.
•Tahun 1974 Krisis minyak bumi global meggerus laba DuPont, mereka mengalokasikan dana litbang ke Bioteknologi.
•Tahun 1977 Greentech memproduksi protein manusia dalam bakteri.
•Tahun 1989 Mikroorganisme digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak.
•Tahun 1992 Metabolix didirikan.
•Tahun 1998 Monsanto Inc menghentikan percobaan Bioplastiknya.
•Tahun 2005 Uni Eropa melarang mainan plastik yang mengandung petrokimia yang beracun.
•Tahun 2006 Penggunaan minyak bumi di AS untuk botol air plastik adalah 17 juta barel.
•Tahun 2007 Metabolix bekerjasama dengan ADM membuat pabrik Bioplastik dengan skala penuh.
•Tahun 2008 harga minyak meningkat menjadi $138 perbarel, AS menekan pembuatan dan penggunaan botol plastik.

http://wagenugraha.wordpress.com/2008/08/11/material-plastik-ramah-lingkungan-dan-hemat-energi-bioplastik/

Sabtu, 03 Januari 2009

Solar Cell Edisi V

“Menanam” Teknologi Informasi Wireless di Pedesaan dengan Tenaga Surya : Sebuah Cita-cita



Izin

Cetak


1. Pendahuluan

Ketika desa adalah tempat yang subur untuk menanam palawija, maka kali ini penulis bercita-cita –bukan hanya bermimpi- untuk “menanam” perangkat teknologi informasi di pedesaan. Hal ini didesak oleh betapa pentingnya informasi dalam mendidik sebuah masyarakat untuk mencapai kemajuan dari berbagai sisi, teknologi, sosial, politik, budaya, akhlak dan bahkan akidah. Banyak metode, penjelasan, pengetahuan, himbauan dan kampanye-kampanye ke-baikan yang perlu disebarkan lebih luas ke masyarakat terutama di pedesaan. Tulisan ini dimaksudkan untuk sebuah cita-cita mem-bangun infrastruktur teknologi informasi di desa yang sederhana dan murah. Bukan tidak mungkin, beberapa tahun lagi –dengan usaha yang serius- Indonesia menjadi negara dengan jaringan informasi terluas dan termurah (efisien) di seluruh dunia.

2. Mengapa Pedesaan

Setidaknya ada 4 sebab yang melatarbelakanginya, yaitu (1) dukungan perkembangan teknologi informasi mencapai Giga bit per detik (Gbps) untuk sistem wireless dan memungkinkan diterapkan di pedesaan, (2) Informasi saat ini hanya terpusat di kota –sebuah “kepincangan informasi”, (3) pedesaan tempat sumber tenaga surya yang melimpah selain pemandangan dan udaranya yang segar dan terakhir (4) sudah saatnya Indonesia memiliki sistem komunikasi yang mandiri –tidak selalu tergantung teknologi luar negeri.

3. Teknologi Wireless Mutakhir: OFDM- based

Sistem teknologi informasi kini telah berkembang dengan sangat pesatnya terutama setelah banyaknya penemuan dan teknik yang efisien untuk sistem komunikasi wireless, sebut saja OFDM (orthogonal frequency division multiplexing) – sebuah teknologi yang paling excellent (setidaknya sampai saat ini) karena dapat mengirimkan jumlah data yang banyak secara bersamaan serta tahan terhadap efek multipath fading (lintas jamak).

Ketika untuk pertama kalinya pada tahun 60-an, sistem ini tidak menarik perhatian karena kompleksitas perhitungannya (computational complexity) yang tinggi di transformasi Fourier-nya sehingga orang mengira tidak mudah diimplementasikan, maka sekitar 10 tahun kemudian tiba-tiba orang berbondong-bondong untuk implementasi setelah ditemukannya Fast Fourier Transform (FFT). Dari OFDM inilah kini kita mengenal berbagai turunan teknologi antara lain: Wireless LAN, televisi digital, dan yang terkini dan terhangat yaitu OFDMA atau WiMAX (worldwide interoperability for microwave access) yang kadang orang menyebutnya sebagai teknologi generasi keempat (4G).

Rahasia utama kehebatan OFDM sesungguhnya terletak pada ke-orthogonal-annya –korelasi nol-, sehingga data tidak saling berkorelasi/merusak meski dikirim bersamaan. Jaminan orthogonal inilah yang memungkinkan sejumah banyak data bisa dikirim bersamaan sehingga bit-rate OFDM meningkat menjadi ribuan kali. Teknik ini menghemat hampir separuhnya dibanding-kan dengan teknologi pendahulunya yaitu FDM (frequency division multiplexing), seperti dideskripsikan pada Gambar 1.

4. OFDM dan Pedesaan

Sebuah pertanyaan yang baik : mengapa OFDM dikaitkan dengan pedesaan yang bergunung-lembah-pohon-dataran luas? Mari kita kembali kepada prinsip OFDM. Ketika sejumlah banyak data dikirimkan secara bersamaan melalui subcarrier yang sempit (narrowband), maka efek multipath fading disebabkan kontur pedesaan yang bergunung-gunung dan berpohon bisa diatasi dengan baik oleh OFDM, yang mana teknologi pendahulunya yang menggunakan carrier tunggal (single carrier) tidak akan tahan. Hal ini dikarenakan efek multipath fading oleh setiap carrier OFDM yang sempit akan dirasakan sebagai flat fading, bukan multipath fading, dimana koreksi flat fading akan lebih mudah dibanding multipath fading. Gambar 2 mengilustrasikan dengan jelas perbedaan keduanya.

Gambar 1. Prinsip Utama FDM dan OFDM

Gambar 2. Efek Multipath Fading di Pedesaan

Fakta di atas menunjukkan bahwa secara umum, OFDM cocok untuk diimplemen-tasikan di pedesaan karena selain kece-patannya yang tinggi juga tahan terhadap fading. Karena OFDM sendiri memiliki ba-nyak turunan teknologi, ada baiknya kita melakukan pemilihan teknologi yang paling sesuai dengan kondisi pedesaan dan murah.

Untuk sistem wireless, paling tidak ada 3 buah jenis teknologi turunan OFDM yang paling pas dan murah untuk daerah pedesaan.

Pertama: Wireless LAN, teknologi ini sampai sekarang yang paling banyak dipakai karena sederhana, menggunakan FFT point 64 dan urgen untuk digunakan terutama pengguna internet wireless, hanya saja cakupan areanya terbatas.

Kedua : Fixed WiMAX (IEEE.802.16a), dikarenakan untuk di pedesaan, areanya yang luas memerlukan jangkauan sinyal yang lebih jauh dan ini diatasi oleh WiMAX. Fixed karena mobilitas yang tinggi mungkin tidak terlalu urgen seperti di kota, karenanya Fixed WiMAX sudah akan mencukupi.

Ketiga: TV Digital, TV ini menjamin kualitas sinyal yang jauh lebih baik daripada TV analog. Karena gambar yang dikirimkan memerlukan jumlah bit yang besar, maka dalam TV digital, jumlah FFT point OFDM nya mencapai 8000-an. Bisa kita bandingkan kompleksitasnya dengan Wireless LAN yang hanya 64. Karenanya, untuk aplikasi TV digital pemerintah mungkin perlu turun tangan dalam “mensubsidi” demodulator OFDM-nya, yang bisa jadi harganya cukup mahal buat masyarakat desa.

5. Inovasi : Konsep Jaringan Wireless

Tenaga Surya

Kini saatnya kita berinovasi bagaimana teknologi tinggi (high tech) bisa diterapkan di pedesaan –menanam teknologi di desa. Cahaya matahari adalah sumber besar di pedesaan (dan juga perkotaan), namun nampaknya desa lebih memerlukannya daripada kota karena murah. Walaupun desa sebenarnya punya sumber energi lain seperti air dan angin, namun untuk semacam perangkat teknologi informasi, tenaga surya sepertinya lebih menjanjikan, karena sesuai dengan ukurannya yang kecil dan praktis.

Dalam beberapa paragraf singkat ini, secara sederhana mari kita diskusikan bagaimana tenaga surya bisa dipakai untuk teknologi informasi yang murah.

Untuk aplikasi jaringan wireless di pedesaan, router atau hotspot dan base station adalah barang penting, karenanya tenaga surya dapat difokuskan untuk barang-barang tersebut. Kali ini, mari kita fokus pada router untuk sementara.

Biasanya router dioperasikan dengan menggunakan fixed power source dimana kita perlu menyediakan power secara terus menerus. Jika daerah yang akan dikover sangat luas dan berjauhan, maka penyediaan power ini akan kesulitan. Akan diperlukan jumlah router yang banyak dan sumber enegri yang besar dimana ketika tidak banyak pengakses karena sibuk bekerja di sawah, maka energi tersebut akan tabdzir (sia-sia). Seharusnya ketika tidak digunakan, router tersebut bisa mati sendiri (sleep), dan jika ada pengakses akan menyala kembali (wake-up).

Oleh karena itu, tenaga surya menjadi solusi yang excellent di pedesaaan. Hanya saja perlu sedikit modifikasi untuk masalah manajemen/algoritmanya karena panas matahari paling lama 12 jam sehari.

Dalam sebuah paper yang dipresen-tasikan di IEEE/ACM IWCMC 2006, Canada, penulis mendapatkan point penting untuk algoritma sleep dan wakeup tenaga surya untuk router node, seperti yang diilustrasikan di gambar 3 [Dusit et. Al., 2006].

Gambar 3. Router bertenaga Surya

Solar panel digunakan untuk mengkonversi sinar matahari menjadi energi listrik, disimpan dalam baterai dan kemudian digunakan untuk mengoperasikan router (model ini bisa dipakai juga untuk transmitter dan receiver lainnya dengan sedikit modifikasi). CAC (connection admission control) adalah mekanisme pengaturan koneksi salah satunya threshold diperoleh dengan memanfaatkan jumlah antrian (queue, Teori Antrian).

Rangkaian ekivalen dari solar cell ditunjukkan dalam gambar 4 beserta simbol diodenya.

Gambar 4. Rangkaian ekivalen sel surya dan simbol diode sel surya

Daya yang disuplai oleh solar cell kemudian dapat dihitung dengan

 

dimana Psub adalah daya yg disuplai dalam Ampere Hours (Ah), Ic arus cell dan Vc adalah tegangan cell.

Router kemudian ditambah dengan algoritma dengan 3 mode: active, listen, sleep. Mode active berarti transmitter dan receiver dapat menerima dan mengirim paket, listen berarti transmitter dalam keadaan mati dan sleep berarti keduanya (transmitter dan receiver) dalam keadaan mati.

Sebagai contoh praktis, OFDM transmitter dan receiver memerlukan 10 watt, 6 watt dan 1 watt masing-masing untuk mode active, listen dan sleep dengan probabilitas blocking =0.2 dan supplai solar cell sebesar 7 Ah, maka tipikal perpindahan ketiga mode di atas bisa dilihat pada Gambar 5.

Pada Gambar 5, bisa dilihat jelas bahwa perpindahan ketiga mode tergantung pada power supplai. Jika power supplai meningkat (misalnya pagi hari), maka router akan menuju ke mode active. Jika power menurun, sampai pada batas blocking, berada pada mode listen, sampai akhirnya sleep dan mati (misal malam hari).

Gambar 5. Perpindahan mode pada solar cell internet router untuk OFDM

Dengan algoritma seperti ini, perangkat wireless teknologi bertenaga surya akan semakian menjanjikan di pedesaan dan semoga tidak dicuri atau dirusak oknum. Gambare....

Daftar Pustaka

[1] Khoirul Anwar, Catatan Perjalanan

“Keliling Dunia dalam 2 Pekan”, Italia, Jerman dan Canada, IEEE ISCC and IEEE/ACM IWCMC, Juli 2006 (unpublished).

[2] Niyato, E. Hossain, A Fallahi, ”Solar-powered OFDM wireless mesh networks with sleep management and connection admission control”, IEEE/ACM IWCMC2006, Vancouver, Canada.

http://io.ppi-jepang.org/article.php?id=211

Solar Cell Edisi IV

KONSEP KERJA SISTEM PLTS

http://www.bloggaul.com/idayrus4u/readblog/89196/konsep-kerja-sistem-plts

Pembangkit listrik tenaga surya itu konsepnya sederhana. Yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Sumber daya alam matahari ini sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari, tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar. Sehingga sistem sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan.
Badingkan dengan sebuah generator listrik, ada bagian yang berputar dan memerlukan bahan bakar untuk dapat menghasilkan listrik. Suaranya bising. Selain itu gas buang yang dihasilkan dapat menimbulkan efek gas rumah kaca (green house gas) yang pengaruhnya dapat merusak ekosistem planet bumi kita.
Sistem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya, rangkaian kontroler pengisian (charge controller), dan aki (batere) 12 volt yang maintenance free. Panel sel surya merupakan modul yang terdiri beberapa sel surya yang digabung dalam hubungkan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. Modul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang proporsional dengan luas permukaan panel yang terkena sinar matahari.
Rangkaian kontroler pengisian aki dalam sistem sel surya itu merupakan rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian akinya. Kontroler ini dapat mengatur tegangan aki dalam selang tegangan 12 volt plus minus 10 persen. Bila tegangan turun sampai 10,8 volt, maka kontroler akan mengisi aki dengan panel surya sebagai sumber dayanya. Tentu saja proses pengisian itu akan terjadi bila berlangsung pada saat ada cahaya matahari. Jika penurunan tegangan itu terjadi pada malam hari, maka kontroler akan memutus pemasokan energi listrik. Setelah proses pengisian itu berlangsung selama beberapa jam, tegangan aki itu akan naik. Bila tegangan aki itu mencapai 13,2 volt, maka kontroler akan menghentikan proses pengisian aki itu.
Rangkaian kontroler pengisian itu sebenarnya mudah untuk dirakit sendiri. Tapi, biasanya rangkaian kontroler ini sudah tersedia dalam keadaan jadi di pasaran. Memang harga kontroler itu cukup mahal kalau dibeli sebagai unit tersendiri. Kebanyakan sistem sel surya itu hanya dijual dalam bentuk paket lengkap yang siap pakai. Jadi, sistem sel surya dalam bentuk paket lengkap itu jelas lebih murah dibandingkan dengan bila merakit sendiri.
Biasanya panel surya itu letakkan dengan posisi statis menghadap matahari. Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari. Orbit yang ditempuh bumi berbentuk elip dengan matahari berada di salah satu titik fokusnya. Karena matahari bergerak membentuk sudut selalu berubah, maka dengan posisi panel surya itu yang statis itu tidak akan diperoleh energi listrik yang optimal. Agar dapat terserap secara maksimum, maka sinar matahari itu harus diusahakan selalu jatuh tegak lurus pada permukaan panel surya. Jadi, untuk mendapatkan energi listrik yang optimal, sistem sel surya itu masih harus dilengkapi pula dengan rangkaian kontroler optional untuk mengatur arah permukaan panel surya agar selalu menghadap matahari sedemikian rupa sehingga sinar mahatari jatuh hampir tegak lurus pada panel suryanya. Kontroler seperti ini dapat dibangun, misalnya, dengan menggunakan mikrokontroler 8031. Kontroler ini tidak sederhana, karena terdiri dari bagian perangkat keras dan bagian perangkat lunak. Biasanya, paket sistem sel surya yang lengkap belum termasuk kontroler untuk menggerakkan panel surya secara otomatis supaya sinar matahari jatuh tegak lurus. Karena itu, kontroler macam ini cukup mahal.

PHOTOVOLTAIC
Cara kerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan menggunakan Grid-Connected panel sel surya Photovoltaic untuk perumahan : . Modul sel surya Photovoltaic merubah energi surya menjadi arus listrik DC. Arus listrik DC yang dihasilkan ini akan dialirkan melalui suatu inverter (pengatur tenaga) yang merubahnya menjadi arus listrik AC, dan juga dengan otomatis akan mengatur seluruh sistem. Listrik AC akan didistribusikan melalui suatu panel distribusi indoor yang akan mengalirkan listrik sesuai yang dibutuhkan peralatan listrik. Besar dan biaya konsumsi listrik yang dipakai di rumah akan diukur oleh suatu Watt-Hour Meters.
Komponen utama sistem surya fotovoltaik adalah modul yang merupakan unit rakitan beberapa sel surya fotovoltaik. Untuk membuat modul fotovoltaik secara pabrikasi bisa menggunakan teknologi kristal dan thin film. Modul fotovoltaik kristal dapat dibuat dengan teknologi yang relatif sederhana, sedangkan untuk membuat sel fotovoltaik diperlukan teknologi tinggi.
Modul fotovoltaik tersusun dari beberapa sel fotovoltaik yang dihubungkan secara seri dan paralel. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat modul sel surya yaitu sebesar 60% dari biaya total. Jadi, jika modul sel surya itu bisa diproduksi di dalam negeri berarti akan bisa menghemat biaya pembangunan PLTS. Untuk itulah, modul pembuatan sel surya di Indonesia tahap pertama adalah membuat bingkai (frame), kemudian membuat laminasi dengan sel-sel yang masih diimpor. Jika permintaan pasar banyak maka pembuatan sel dilakukan di dalam negeri. Hal ini karena teknologi pembuatan sel surya dengan bahan silikon single dan poly cristal secara teoritis sudah dikuasai. Dalam bidang fotovoltaik yang digunakan pada PLTS, Indonesia ternyata telah melewati tahapan penelitian dan pengembangan dan sekarang menuju tahapan pelaksanaan dan instalasi
Teknologi ini cukup canggih dan keuntungannya adalah harganya murah, bersih, mudah dipasang dan dioperasikan dan mudah dirawat. Sedangkan kendala utama yang dihadapi dalam pengembangan energi surya fotovoltaik adalah investasi awal yang besar dan harga per kWh listrik yang dibangkitkan relatif tinggi, karena memerlukan subsistem yang terdiri atas baterai, unit pengatur dan inverter sesuai dengan kebutuhannya.
Bahan sel surya sendiri terdiri kaca pelindung dan material adhesive transparan yang melindungi bahan sel surya dari keadaan lingkungan, material anti-refleksi untuk menyerap lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah cahaya yang dipantulkan, semikonduktor P-type dan N-type (terbuat dari campuran Silikon) untuk menghasilkan medan listrik, saluran awal dan saluran akhir (tebuat dari logam tipis) untuk mengirim elektron ke perabot listrik. Cara kerja sel surya sendiri sebenarnya identik dengan piranti semikonduktor dioda. Ketika cahaya bersentuhan dengan sel surya dan diserap oleh bahan semi-konduktor, terjadi pelepasan elektron. Apabila elektron tersebut bisa menempuh perjalanan menuju bahan semi-konduktor pada lapisan yang berbeda, terjadi perubahan sigma gaya-gaya pada bahan. Gaya tolakan antar bahan semi-konduktor, menyebabkan aliran medan listrik. Dan menyebabkan elektron dapat disalurkan ke saluran awal dan akhir untuk digunakan pada perabot listrik.
KOMPONEN – KOMPONEN DARI PLTS3.
1. Solar Module
Dalam bagian ini akan dijelaskan secara singkat komponen utama PLTS yaitu solar module. Setelah menjelaskannya, maka dilanjutkan dengan trend kedepan teknologi yang berkaitan dengan solar module.
2. Apa itu solar cell?
Sebelum membahas sistim pembangkit listrik tenaga surya, pertama-tama akan dijelaskan secara singkat komponen penting dalam sistim ini yang berfungsi sebagai perubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Listrik tenaga matahari dibangkitkan oleh komponen yang disebut solar cell yang besarnya sekitar 10 ~ 15 cm persegi. Komponen ini mengkonversikan energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Solar cell merupakan komponen vital yang umumnya terbuat dari bahan semikonduktor. multicrystalline silicon adalah bahan yang paling banyak dipakai dalam industri solar cell. Multicrystalline dan monocrystalline silicon menghasilkan efisiensi yang relativ lebih tinggi daripada amorphous silicon. Sedangkan amorphus silicon dipakai karena biaya yang relativ lebih rendah. Selain dari bahan nonorganik diatas dipakai pula molekul-molekul organik walaupun masih dalam tahap penelitian.Sebagai salah satu ukuran performansi solar cell adalah efisiensi. Yaitu prosentasi perubahan energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Efisiensi dari solar cell yang sekarang diproduksi sangat bervariasi. Monocrystalline silicon mempunyai efisiensi 12~15 %. Multicrystalline silicon mempunyai efisiensi 10~13 %. Amorphous silicon mempunyai efisiensi 6~9 %. Tetapi dengan penemuan metode-metode baru sekarang efisiensi dari multicrystalline silicon dapat mencapai 16.0 % sedangkan monocrystalline dapat mencapai lebih dari 17 %. Bahkan dalam satu konferensi pada September 2000, perusahaan Sanyo mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi solar cell yang mempunyai efisiensi sebesar 20.7 %. Ini merupakan efisiensi yang terbesar yang pernah dicapai.Tenaga listrik yang dihasilkan oleh satu solar cell sangat kecil maka beberapa solar cell harus digabungkan sehingga terbentuklah satuan komponen yang disebut module. Produk yang dikeluarkan oleh industri-industri solar cell adalah dalam bentuk module ini.Pada applikasinya, karena tenaga listrik yang dihasilkan oleh satu module masih cukup kecil (rata-rata maksimum tenaga listrik yang dihasilkan 130 W) maka dalam pemanfaatannya beberapa module digabungkan dan terbentuklah apa yang disebut array. Sebagai contoh untuk menghasilkan listrik sebesar 3 kW dibutuhkan array seluas kira-kira 20 ~ 30 meter persegi. Secara lebih jelas lagi, dengan memakai module produksi Sharp yang bernomor seri NE-J130A yang mempunyai efisiensi 15.3% diperlukan luas 23.1m2 untuk menghasilkan listrik sebesar 3.00 kW. Besarnya kapasitas PLTS yang ingin dipasang menambah luas area pemasangan

Solar Cell Edisi III

Solar Cell / sel surya atau secara technical di sebut dengan photovoltaic cell merupakan

http://suryadayasolusindo.com/solarmodule.php

sebuah device semikonduktor yang memiliki permukaan yang luas dan terdiri dari rangkaian diode tipe p dan n, yang mampu merubah energy matahari menjadi energy listrik.
Solar cell sekarang banyak sekali di lirik, karena merupakan sumber energy yang tidak terbatas yang berasal dari matahari.

Krisis minyak yang terjadi di seluruh dunia saat ini menjadikan solar cell sebagai primadona dari sumber energy alternative yang ramah lingkungan, karena sama sekali tidak menghasilkan polusi lingkungan.

Module - module solar ini bisa di gabungkan secara seri dan paralel, sesuai dengan kebutuhan beban yang di butuhkan.

Pemasaran solar cell

  1. Building Integrated
  2. Grid Connected Solar Farms
  3. Consumer Product
  4. Remote Industrial
  5. Remote Communities
  6. Beberapa kebutuhan untuk dynamic market

Generasi PV Cell ( Photovoltaic Cell )

  1. Generasi Pertama
    Berbahan dasar crystalline silicon
    di pasarkan pada tahun 1970-an
  2. Generasi Ke Dua
    Berbahan dasar thin film semiconductor , silicon dan non-silicon
    di pasar kan pada tahun pertengahan 1980-an
  3. Generasi ke Tiga
    Berbahan dasar plastic solar cells ( organic PV )
    dengan nano technology cells dan multiple junction thin polycrystalline films.
    mempunyai efisiensi yang lebih tinggi

Solar cell ini di pakai sebagai Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang lebih diminati karena dapat digunakan untuk keperluan apa saja dan di mana saja : bangunan besar, pabrik, perumahan, dan lainnya.

Selain persediaannya tanpa batas, tenaga surya nyaris tidak mempunyai dampak buruk terhadap lingkungan dibandingkan bahan bakar lainnya.

Solar Cell Edisi II

Solar cell dan Solar Module

http://suryadayasolusindo.com/faqs.php

Solar cell / sel surya atau lebih di kenal dengan photovoltaic cell, merupakan sebuah device semikonduktor dari rangkaian diode tipe p dan n, yang mampu merubah energy matahari menjadi energy listrik.
Pengertian photovoltaic sendiri merupakan proses merubah cahaya menjadi energy listrik.
kata photovoltaic sebenarnya berasal dari bahasa yunani photos yang berarti cahaya dan volta yang merupakan nama ahli fisika yang menemukan tegangan listrik.

Solar Module adalah rangkaian array dari solar cell sehingga membentuk dan memiliki permukaan yang luas yang memiliki daya yang lebih besar

System kerja PLTS

PLTS adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang merubah cahaya matahari menjadi energi listrik.
Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam.
Untuk dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas dan langsung diambil dari matahari di butuhkan solar cell.
Tanpa ada penggerak dan tidak memerlukan bahan bakar, sehingga sistem solar cell sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan

Green Energy

Green Energy adalah system Pembangkit Listrik yang ramah lingkungan, tidak ada polusi udara dan polusi Suara / kebisingan dan tidak memerlukan Maintenance atau pemeliharaan, yaitu PLTS dengan Solar Cell sebagai Device-nya.

Solar Panel

Solar Panel ada penggabungan beberapa solar module secara seri dan parallel dengan tujuan menghasilkan output yang lebih besar sesuai dengan kebutuhan.
kemudian output dari solar panel di hubungkan ke rangkaian charger controller untuk mengisi aki/ battery .

Cara kerja charger controller

Pada waktu solar panel mendapatkan energy dari cahaya matahari di siang hari, rangkaian charger controller ini otomatis bekerja dan mengisi ( charge ) aki dan menjaga tegangan aki agar tetap stabil .
contoh.
Bila kita menggunakan aki 12V, maka rangkaian ini akan menjaga agar tegangan charger 12 10% , tegangan charger yang di butuhkan antara 13,2 - 13,4 Volt.
dan bila sudah mencapai tegangan tersebut, rangkaian ini otomatis akan menghentikan proses pengisian aki tersebut.

Sebaliknya apabila tegangan aki turun / drop hingga 11 Volt , maka controller akan memutus tegangan sehingga battery tidak sampai habis.

Secara keseluruhan Fungsi dari Controller ini yaitu dapat menjaga agar battery tidak kelebihan ( over charger ) dan kehabisan tegangan ( under chargaer ) dengan begitu maka umur dari aki / battery akan bertambah lama.

Tips Memilih Solar Cell

Pada dasarnya ada 2 type solar cell

  1. Type Amorphous
    Harganya murah tetapi daya serapnya sangat jelek disbanding type crystalline, dan juga drop tegangan setelah 5 tahun sangat besar sekitar 20%. Dan untuk life time hanya 10 tahun
  1. Type Crystalline
    Harga lebih mahal jika dibandingkan dengan type amorphous tetapi drop tegangan setelah 10 tahun kurang dari 5%. Dan untuk life time 25 tahun. Dan untuk type ini ada beberapa macam yang ada dipasarna antara lain poly, multy dan mono crystalline.

Untuk aki yang digunakan sebaiknya menggunakan battery gel karena battery gel ini seharusnya yang paling bagus digunakan untuk applikasi solar system. Tetapi untuk harganya sangat mahal. Beberapa keunggulan type battery gel dapat dilihat pada brosur.

Apa arti Solar Cell 50 WP ?

Solar cell 50 wp artinya solar cell tersebut mempunyai 50 watt peak ( pada saat matahari terik )
Peak 1 hari di asumsikan 4,5 jam
sehingga 50 x 4,5 = 225 watt / day
itu kapasitas maksimal untuk pemakaian 1 hari.

Ccontoh
Total penggunaan daya per day adalah 225 watt

Lampu teras 5 watt x 12 jam = 60 watt / day
Lampu kamar tidur 11 watt x 5 jam = 55 watt / day
Lampu ruang tamu 11 watt x 5 jam = 65 watt / day
Lampu kamar mandi 5 watt x 4 jam = 20 watt / day
---------------------------
total = 200 watt / day

masih ada sisa 225 - 200 = 25 watt / day

Battery / Aki

Battery / aki menyimpan energy dalam bentuk kimiawi yang dapat di keluarkan dalam bentuk listrik

Cara mengecek aki mobil

ada 2 cara , yaitu

  1. Cara yang paling sederhana yaitu menggunakan multitester.
    pindah kan multitester pada posisi DC dengan batas 50Volt, kemudian nyalakan mesin. konek-kan jarum merah ke positif aki dan jarum hitam ke negatif aki.
    jika nilai yang tertera adalah pada 13.8V - 14.8V , maka aki dalam kondisi normal, jika di luar nilai tersebut berarti ada masalah pada alternator atau regulatornya.
  2. Gunakan hidrometer untuk mendeteksi kadar asam dan berat jenis air aki. Pada tabung hidrometer terdapat tiga warna yang masing-masing punya arti tersendiri. Warna hijau menandakan kadar asam dan berat jenis air aki terlalu ringan, akibatnya listrik yang dikirim ke aki tak bisa disimpan lama. Warna putih menandakan air aki bagus berarti system pengisian bekerja normal. Warna merah berarti kerja alternator dan regulator terlalu banyak memasok setrum (overcharge) pada aki.

Cara mengecek alternator atau regulator

  1. Nyalakan mesin dan copot terminal aki positif. Jika mesin tetap hidup, berarti alternator dan regulator bekerja normal.
    Awas ! jangan sekali-sekali melepas terminal aki negatif (massa) karena salah satu kabel masa di regulator tak akan tahan menanggung daya berlebihan.
  2. Posisikan kunci kontak ON tanpa mesin dinyalakan. Kemudian gunakan obeng atau sesuatu yang bisa menghantarkan listrik. Tempelkan batang obeng pada puli alternator, jika ada gaya tarik magnet berarti alternator normal. Hal itu berarti regulator yang bermasalah. Sebaliknya jika alternator tidak mengandung magnet, kemungkinan lain arang alternator aus dan menipis sehingga tak mampu lagi menghasilkan listrik.

Air Aki mobil cepat berkurang

  1. Segera cek body aki apakah ada yang retak? Retak pada bodi aki mengakibatkan air aki merembes keluar secara perlahan. Ciri lain adalah tatakan aki biasanya terkontaminasi dengan serbuk putih, seperti korosi pada kepala aki.
  2. Overcharging (kelebihan muatan), aki yang mengalami kelebihan muatan arus akan mengalami pemanasan. Air aki akan memuai dan menguap sehingga akan cepat berkurang.
    Setel ulang jalur pengisian aki. Ganti IC regulator karena kemungkinan besar rusak.
    Periksa ukuran alternator dengan kapasitas aki apakah sebanding.
    Aki 45ampere akan cepat habis airnya bila diberi alternator 90ampere. Karena overcharging.

Tips men - charge battery

  1. Selalu charging Battery dan bersihkan dengan menggunakan blower udara
  2. Jangan mengubah setting adjustment charger
  3. Selalu charge sampai full, baru di gunakan
  4. Jangan cabut battery sebelum tombol charger di matikan
  5. Diamkan battery beberapa saat setelah di charge, sebelum di gunakan

Diagnosa kerusakan battery

  1. Jika battery mengeluarkan asap, mengindikasikan bahwa ada cell battery yang rusak, kemungkinan ada short antara lead dengan internal circuit.
  2. Jika pada waktu melakukan charge Kabel panas, berarti kabel sudah lama, dan harus di ganti baru.
  3. Daya kerja battery menurun, biasanya sering telat mengisi air aki bila kehabisan.

Solar Cell Edisi I

Nitip materi Cara kerja Solar Cell bentar aja

http://www.pensa-ltd.com/en/cara-kerja-solar-cell-e

Translation Please!

Susunan sebuah solar cell, sama dengan sebuah dioda, terdiri dari dua lapisan yang dinamakan PN juction. PN junction itu diperoleh dengan jalan menodai sebatang bahan semikonduktor silikon murni ( valensinya 4 ) dengan impuriti yang bervalensi 3 pada bagian sebelah kiri, dan yang di sebelah kanan dinodai dengan impuriti bervalensi 5.

Sehingga pada bagian kiri terbentuk silikon yang tidak murni lagi dan dinamakan silikon jenis P, sedangkan yang sebelah kanan dinamakan silikon jenis N. Di dalam silikon murni terdapat dua macam pembawa muatan listrik yang seimbang. Pembawa muatan listrik yang positip dinamakan hole, sedangkan yang negatip dinamakan elektron. Setelah dilakukan proses penodaan itu, di dalam silikon jenis P terbentuk hole ( pembawa muatan listrik positip ) dalam jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan elektronnya. Oleh karena itu di dalam silikon jenis P hole merupakan pembawa muatan mayoritas, sedangkan elektron merupakan pembawa muatan minoritas. Sebaliknya, di dalam silikon jenis N terbentuk elektron dalam jumlah yang sangat besar sehingga disebut pembawa muatan mayoritas, dan hole disebut pembawa muatan minoritas.

Di dalam batang silikon itu terjadi pertemuan antara bagian P dan bagian N. Oleh karena itu dinamakan PN junction. Bila sekarang, bagian P dihubungkan dengan kutub positip dari sebuah batere, sedangkan kutub negatipnya dihubungkan dengan bagian N, maka terjadi hubungan yang dinamakan "forward bias".

Dalam keadaan forward bias, di dalam rangkaian itu timbul arus listrik yang disebabkan oleh kedua macam pembawa muatan. Jadi arus listrik yang mengalir di dalam PN junction disebabkan oleh gerakan hole dan gerakan elektron. Arus listrik itu mengalir searah dengan gerakan hole, tapi berlawanan arah dengan gerakan elektron. Sekedar untuk lebih menjelaskan, elektron yang bergerak di dalam bahan konduktor dapat menimbulkan energi listrik. Dan energi listrik inilah yang disebut sebagai arus listrik yang mengalir berlawanan arah dengan gerakan elektron.
Tapi, bila bagian P dihubungkan dengan kutup negatip dari batere dan bagian N dihubungkan dengan kutub positipnya, maka sekarang terbentuk hubungan yang dinamakan "reverse bias". Dengan keadaan seperti ini, maka hole ( pembawa muatan positip ) dapat tersambung langsung ke kutub positip, sedangkan elektron juga langsung ke kutub positip. Jadi, jelas di dalam PN junction tidak ada gerakan pembawa muatan mayoritas baik yang hole maupun yang elektron. Sedangkan pembawa muatan minoritas (elektron) di dalam bagian P bergerak berusaha untuk mencapai kutub positip batere. Demikian pula pembawa muatan minoritas ( hole ) di dalam bagian N juga bergerak berusaha mencapai kutub negatip. Karena itu, dalam keadaan reverse bias, di dalam PN junction ada juga arus yang timbul meskipun dalam jumlah yang sangat kecil ( mikro ampere ). Arus ini sering disebut dengan reverse saturation current atau leakage current ( arus bocor ).

Ada yang menarik dalam keadaan reverse bias itu. Bila suhu PN juction tsb dinaikkan ternyata dapat memperbesar arus bocor yang timbul itu. Berarti bila diberi energi (panas), pembawa muatan minoritas di dalam PN junction bertambah banyak. Karena cahaya itu merupakan salah satu bentuk energi, maka bila ada cahaya yang menimpa suatu PN junction dapat juga menghasilkan energi yang cukup untuk menghasilkan pembawa muatan. Gejala seperti ini dinamakan fotokonduktif. Berdasarkan gejala fotokonduktif itu maka dibuat komponen elektronik fotodioda dari PN junction itu.
Dalam keadaan reverse bias, dengan memperbesar intensitas cahaya yang menimpa fotodioda dapat meningkatkan aras arus bocornya. Arus bocor dapat juga diperbesar dengan memperbesar tegangan batere (tegangan reverse), tapi penambahan arus bocornya itu tidak signifikan. Bila batere dalam rangkaian reverse bias itu dilepas dan diganti dengan beban tahanan, maka pemberian cahaya itu dapat menimbulkan pembawa muatan baik hole maupun elektron. Jika iluminasi cahaya itu ditingkatkan, ternyata arus yang timbul semakin besar. Gejala seperti ini dinamakan photovoltaic. Cahaya dapat memberikan energi yang cukup besar untuk memperbesar jumlah hole pada bagian P dan jumlah elektron pada bagian N. Berdasarkan gejala photovoltaic ini maka dapat diciptakan komponen elektronik photovoltaic cell. Karena biasanya matahari sebagai sumber cahaya, maka photovoltaic cell sering juga disebut solar cell (sel surya) atau solar energy converter.

Jadi sel surya itu pada dasarnya sebuah foto dioda yang besar dan dirancang dengan mengacu pada gejala photovoltaic sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan daya yang sebesar mungkin. Silikon jenis P merupakan lapisan permukaan yang dibuat sangat tipis supaya cahaya matahari dapat menembus langsung mencapai junction. Bagian P ini diberi lapisan nikel yang berbentuk cincin, sebagai terminal keluaran positip. Di bawah bagian P terdapat bagian jenis N yang dilapisi dengan nikel juga sebagai terminal keluaran negatip.

Untuk mendapatkan daya yang cukup besar diperlukan banyak sel surya. Biasanya sel-sel surya itu sudah disusun sehingga berbentuk panel, dan dinamakan panel photovoltaic (PV). PV sebagai sumber daya listrik pertama kali digunakan di satelit. Kemudian dipikirkan pula PV sebagai sumber energi untuk mobil, sehingga ada mobil listrik surya. Sekarang, di luar negeri, PV sudah mulai digunakan sebagai atap atau dinding rumah. Bahkan Sanyo sudah membuat PV yang semi transparan sehingga dapat digunakan sebagai pengganti kaca jendela. Sel surya di Indonesia sudah mulai banyak dimanfaatkan, terutama sebagai energi penerangan di malam hari. Juga sudah dilakukan uji coba untuk membuat mobil tenaga surya. Sekarang, pemerintah sedang memikirkan untuk mengembangkan pemanfaatan sel surya ke daerah-daerah transmigrasi.

Jumat, 02 Januari 2009

Nyari bahan TA

Nyari bahan TA neach...
belum ketemu-ketemu..........


BLUE-LINK...
whr're uuuuuuuuuuuuuu............
need uuuuuuuuuu

Kamis, 01 Januari 2009

Tahun Baru

Tahun baru........


semalam kepatuk ma temen2....
seperti biasa...
nyorak-nyorak,. teriak-teriak... niup terompet ampe pegel....

main poker sampbil jalan...
hujan,,,, untung aman....

tapi uda nyampe diatas bukit bintang.....
each, mogok....
abis bensin...
yawh,,, akhirnya kita dorong lagi deach,,,
dan terakhir main poker ampe pagi sambil makan jagung bakar....
trus tidur deach..


met taun baru aja...
emi....
heehee

Minggu, 28 Desember 2008

Malam Tahun Baru 1430 H

uda lama g nulissss........
bukannya gimana,, tapi rada malas juga seach,,,

Setiap daerah memmiliki tradisi dan kebiasaan masing-masing,,,
so, ngapain juga mikirin,,,,
ikuti aja seach, yang pasti minggu depan ujian sudah dimulai,,,

Selasa, 23 Desember 2008

Dengan Apa q Harus membalas

Malam ini..
ketika q mencoba dan berusaha menjawab,,
siapa orang yang paling q sayang...
siapa orang yang paling q cinta...
siapa orang yang paling ingin q temui..
siapa orang yang paling ingin q peluk...
siapa orang sedang berada dalam pikiran q..

sepintas q langsung menjawab,,
Maaa..
entah mengapa hatiku tiba - tiba tersentuh oleh sebuah senyuman tulus dalam sebuah pikiran..
terbayang sebuah kecerian dalam sebuah hayalan..

tersenyum ia menatap mata q..
tersenyum ia mendengar cerita q..

tapi mengapa ia menagisi keadaan q...
mengapa ia menangisi keberadaan q..
mengapa ia menangisi upaya q..
mengapa ia menangisi jejak waktu q.
mengapa ia menangisi ucapan maaf dari q..

Maa..
mengapa engkau begitu menyayangi q..
mengapa engkau begitu tulus mencintai q..

mengapa semua ini harus q temui,,
beribu harapan telah q berikan..
beribu janji telah q ucapkan..
beribu kesalahan telah q perbuat..

tapi..
mengapa engkau begitu tulus memaafkan q..
begitu tulus menerima hadir q..
Ya Allah..
q g bisa melakukan kesalahan terus-menerus..
Ya Allah..
Ampunialah ia.. perhalus langkahnya, permudah jalannya, berikan yang terbaik baginya, berikan ia senyum yang terindah, berikan Hamba kesempatan untuk memberikan senyum dan kebanggaan itu padanya..
Maa..
Maa...

Sabtu, 06 Desember 2008

BOULEVARD

SEKARANG AKU SEMAKIN YAKIN..
JIKA PERUBAHAN AKAN SEGERA NYATA....

BUKAN LAGI, MAHASISWA TERDIAM DAN TERLENA DENGAN KATA-KATA DEWA, YANG MEMINJAM BAIT-BAIT SUCI DAN MENGATAS NAMAKAN KEYAKINAN....

PERUBAHAN, SEMAKIN NYATA....

Jumat, 05 Desember 2008

Boulevard Partai

sekarang hari jumat lagi yaaaa..

wah g kerasa yaaaa...

seru banget ama boulevard,..
boulevard i lv u....


source kode fs boulevard
=================================================================
PROKLAMASI


Kami Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, yang masih mencintai kampus kerakyatan ini, dengan ini menyatakan akan terus berjuang untuk mempertahankan nama besar Universitas Gadjah Mada, sampai pada titik darah yang terakhir.
Hal-hal mengenai visi dan misi kami kedepannya, akan diatur dalam tempo yang secepat-cepatnya.

Bulaksumur, November 2008



JIKA TEMAN-TEMAN INGIN PERUBAHAN, AKTIFLAH PADA PEMIRA 15-17 DESEMBER 2008 DENGAN CARA :

MEMILIH PARTAI BOULEVARD SEBAGAI PINTU PERUBAHAN DIKAMPUS KERAKYATAN
MEMILIH NICCOLO ATTAR SEBAGAI PRESIDENT MAHASISWA, PROGRESIF, RADIKAL DAN TERBUKA TANPA TERIKAT

BELIVE US TO MAKE CHANGE, BOULEVARD BLOG